Showing posts with label loves. Show all posts
Showing posts with label loves. Show all posts

Sunday, November 6, 2011

untuk awak


Ketika awak menyakiti saya macam mana sekalipun , saya membuka lebar - lebar pintu maaf untuk awak . . Ketika awak memerlukan doa seseorang untuk kebahagiaan awak , saya yang setia di hati dan mengingatkan awak pada setiap bisikan doa saya . . Dan saya sentiasa tersenyum untuk kebahagiaan awak . . Awak tanya pada saya , "kenapa awak terlalu baik pada saya " jawab saya , " ALLAH , DIA telah temukan saya dengan awak . Ciptakan saya dan awak , untuk saling bergantungan dan saling memerlukan . Saling berkasih sayang . Dan saya tetap sayang awak walau apa pun yang terjadi . " awak berbalas senyum dengan saya . 




Saya tahu , satu hari nanti akan tiba saat nya , jasad kita akan lebih jauh daripada sekarang . Dan saya tahu , saat itu saya akan lebih rindu kan awak daripada sekarang . Kalau lah saya boleh putarkan masa , saya tak nak awak sayangkan saya . Sebab saya tak nak tengok awak sedih terkenangkan kita yang jauh setiap kali saya kata rindu . Sebab saya tak nak awak serba salah bila setiap kali saya perlukan awak , awak tak boleh ada dekat dengan saya , ada untuk saya . Sebab saya tak nak , hati awak turut menangis bila awak dengar titisan sendu saya , sebab saya . . . SAYANG kan awak ~ 




Kita memang selalu jauh , tapi awak tetap dekat dengan saya , sebab awak ada dalam hati saya , tak kira lah kat mana pun awak ada . .






loves , 
c.i.n.t.a.

Friday, November 4, 2011

kamu yang aku cinta

Pertamanya,

“Aku cinta kamu’
Biar kata – kata itu mendahului

Biar kamu tahu

Betapa aku menyayangimu
Di seluruh ruang hati
Kamu saja yang menghadiri

Kadangkala hatiku sakit

Bukan kerna kamu yang mencalarnya
Bukan kerna kamu tiada di hati
Kerna aku ingin kamu ubati

Adakalanya kamu tidak peduli

Kamu langsung tidak mengerti
Betapa pedihnya hati ini
Namun aku mahu memahami

Kamu selalu menjadi marah

Hingga hati aku menjadi susah
Namun, kamu lagi resah
Biarlah aku yang beralah

Kamu yang aku cintai

Hatimu tidak akan aku lukai
Biar kamu marah, sedih dan menangis
Sayangku tak mungkin akan habis

Aku akhirikan,

Sebuah ungkapan,
“Aku cinta kamu”

Thursday, October 27, 2011

kata sayang

Hai ! 


 . *konon nak update hari - hari . haram jadah . dengan cuaca penuh romantis iaitu hujan renyai - renyai , sambil baca novel , jiwa pun berjiwa jiwang . sambil menunggu buah hati tercinta habis tahlil dan baris malam . sebenar nya , antara kita sedar atau pun tidak , kisah dari novel itu sendiri bukan hanya sekadar mainan minda , atau pun sekadar pengisi masa lapang . ia juga sebagai teladan buat kita . dari sesetengah novel yang aku baca , sometimes tempatkan diri aku sendiri dalam watak tersebut , ia buat kan aku sedar . membina satu perhubungan yang kukuh luar dan dalam , tidaklah mudah .


perenggan tajaan BUKU PRIMA . +_+


tapi ,ini lah orang nya ,




 yang mengorban kan masa tidur nya untuk aku , memenuhi kehendak aku , melukakan hati nya untuk aku , mengenepikan ego nya buat aku . yang sanggup bertukar hati dengan aku , untuk aku jaga . berkongsi segala nya . semua nya , untuk aku . . .


saat merenung techik ini ,



 pemberian inchik boyfrend hati dipagut rasa sayu kerana rindu . . . techik yang diberikan bagi menggantikan diri dia . dia yang jauh dimata . tapi di hati tetap ada . techik lah yang sama - sama menangis dengan aku , mendengar cerita tanpa beri sebarang respons . bercerita dengan nya seperti bercerita dengan inchik boyfrend sendiri . berkomunikasi melalui hati . . jujur saat ini aku terlalu rindu .

kenapa techik ni kambing dan bukan teddy bear ? 

sebab teddy bear tu dah terlalu biasa , terlalu sinonim dengan satu bentuk perhubungan dan pemberian nya adalah teddy bear . bukan kah satu kelainan jadi kan anak patung kambing sebagai pengganti diri ? oh ! sebelum terlupa . 


"husband , cinta nak techik yang besar bole tak ? cinta tak puas peluk ye bila tido  malam . hehe "


pernah sekali tangan ini berada dalam genggaman tangan nya . dan tika itu aku merasa sungguh selamat bersama nya . andai sesuatu berlaku , pasti dia ada untuk menyelamatkan aku juga melindungi aku . cuma sayang nya , aku lah wanita yang selalu mencabar kesabaran nya . sesungguhnya , dia lelaki penyabar . terlalu sabar menanti dan melayani kerenah ku . lelaki yang tak pernah berhenti menyayangi aku , dan dia yang tak pernah penat meluahkan kata cinta nya setiap pagi , stiap malam , setiap waktu yang dia ingin kan . .


urrgghhh ! rindu nya ! ^_^ . tapi disaat hati kita merindui seseorang lah kita mula mengenang saat - saat bersama . dan sekarang saya tengah mengenang saat berada di tepi pantai . bagi mengota kan janji nak main layang - layang same - same , sepasang kekasih telah pun membeli layang - layang bentuk sotong walaupun tade angin bertiup dengan sepoi - sepoi bahasa nya . then , bila layang - layang tu tak naik ,  cik awek rase begitu jeles bila ade satu layang - layang naik keudara dengan 'cat walk' . demmm ! kuang asam . maka terus menjalan kan seisi menggoda inchik husband nya . dengan muka sengaja disekolah kan dengan buat muka sedih teramat sambil cakap , "husband , orang tu punya naik . . kita punya tak pun , jom lah kita tukar layang - layang lain kat kedai tadi " dengan sekali lafaz , husband kata , "jom kita tukar" yessss ! hak hak . wa pun pegi tukar dengan layang - layang lagi besar . sotong jugak ! gambar sotong yang same dengan sotong yang cat walk naik ke awan tadi . tapi malang nya , tak naik juga . T_T wa fikir wa beli sejibik sejiban bole naik . cisss ! hampeh !


# spesies cik awek degil . tak faham - faham sotong tu duk dalam laut , memang lah dia tanak terbang . cuba beli burung . 


then , terduduk memadu kasih dengan angah , kak mie and pazan . menangkap gambar umpama diva jalanan .  lepas tu balik dengan puas hati sangat - sangat sebab jelas dimata , inchik boyfrend sangat - sangat mencuba untuk berikan servis yang terbaik untuk cik awek nya . . 


terkenang pandangan mata nya , terasa sentuhan tangan nya mengalir kan seluruh kasih sayang nya melalui darah yang mengalir . detik yang membahagia kan , membawa seribu . itu lah ubat rindu tatkala berjauhan . mengimbau segala kenangan sejak ari pertama perkenalan . indah sangat - sangat . 


that's him . mohd radzi bin masuhudi . lahir pada 14 august 1991 , berasal dari muar , johor . oh! kami dah sepakat nak buat rumah betul - betul dekat sempadan MUAR - BATU PAHAT . haha. 


segala tingkah nya menjadikan dia terlalu sempurna di mata . kalau keluar bersama , dia akan bawa kan handbag . suap kan makanan . kopek kan udang . kesat kan mulut bila comot . pimpin tangan bia saya tak terkinja - kinja kenakalan .  ehm . . banyak lagi . . 


dan saat itu , aku berdoa pada tuhan , semoga dia lah jodoh terbaik buat ku . orang yang akan menjaga aku seperti ayah ku , ayah kepada anak - anak ku , pembimbing ku dan aku lah ketua bidadari nya di akhirat kelak . insyaallah .



Wednesday, October 26, 2011

apa itu CINTA

hai ! assalamualaikum . 

hari ni , saya , nia farhana memegang title sebagai doktor cinta cinti . ngade ! hak hak . meh dengar satu cerita tentang apa itu cinta keyh . . meh duk sini meh . *sambil tepuk - tepuk lantai* meh duk ngan doktor . ni doktor nak cerita , supaya kalian pesakit - pesakit sekalian alam maya bole dengar dan renung kan .  bole ? *bole doktorrrrrrr* ok bagus ! 

-Apa Itu Cinta-

Pada suatu pagi di satu sekolah menengah, ada seorang pelajar bertanya pada seorang guru yang sedang mengajar. Ketika itu, guru tersebut sedang menyentuh mengenai kasih dan sayang secara am. Dialog di antara pelajar dan guru tersebut berbunyi begini:

Pelajar: Cikgu, macam mana kita nak pilih seseorang yang terbaik sebagai orang paling kita sayang? Macam mana juga kasih sayang itu nak berkekalan?

Cikgu: Oh, awak nak tahu ke? Emmm...baiklah, sekarang kamu buat apa yang saya suruh. Ikut je ye...mungkin kamu akan dapat apa jawapannya.

Pelajar: Baiklah...apa yang saya harus buat?

Cikgu: Kamu pergi ke padang sekolah yang berada di luar kelas sekarang juga. Kamu berjalan di atas rumput di situ dan sambil memandang rumput di depan kamu, pilih mana yang PALING cantik tanpa menoleh ke belakang lagi walaupun sekali. Dan kamu petiklah rumput yang PALING cantik yang berada di depan kamu tersebut dan selepas itu bawa balik ke kelas.


Pelajar: Ok. Saya pergi sekarang dan buat apa yang cikgu suruh.

Apabila pelajar tersebut balik semula ke kelas, tiada pun rumput yang berada di tangannya. Maka cikgu pun bertanya kepada pelajar tersebut.

Cikgu: Mana rumput yang cikgu suruh petik?

Pelajar: Oh, tadi saya berjalan di atas rumput dan sambil memandang rumput yang berada di situ, saya carilah rumput yang paling cantik. Memang ada banyak yang cantik tapi cikgu kata petik yang paling cantik maka saya pun terus berjalan ke depan sambil mencari yang paling cantik tanpa menoleh ke belakang lagi. Tapi sampai di penghujung padang , saya tak jumpa pun yang paling cantik. Mungkin ada di antara yang di belakang saya sebelum itu tapi dah cikgu cakap tak boleh menoleh ke belakang semula, jadi tiadalah rumput yang saya boleh petik.

Cikgu: Ya, itulah jawapannya. Maknanya, apabila kita telah berjumpa dengan seseorang yang kita sayang, janganlah kita hendak mencari lagi yang lebih baik daripada itu. Kita patut hargai orang yang berada di depan kita sebaik-baiknya. Janganlah kita menoleh ke belakang lagi kerana yang berlaku tetap dah berlaku. Dan semoga yang berlalu tidak lagi berulang. Jika kita berselisih faham dengan orang yang kita sayang itu, kita boleh perbetulkan keadaan dan cuba teruskan perhubungan tersebut walaupun banyak perkara yang menggugat perhubungan tersebut. Dan ingatlah orang yang kita sayang itulah kita jumpa paling cantik dan paling baik pada MULAnya walaupun nak ikutkan banyak lagi yang cantik dan baik seperti rumput tadi. KECUALILAH jika perhubungan tersebut tak boleh diselamatkan lagi, maka barulah kita mulakan sekali lagi. Maka sayangilah orang yang berada di depan kita dengan tulus dan ikhlas.

sekian sahaja ceramah doktor pada hari ini . jumpa lagi di hari lain , sila pergi kaunter untuk dapat kan tarikh appoinment yang seterus nya ya ! bubbye !

Tuesday, October 18, 2011

mana mak ?

MANA MAK ..... " Before baca, sila sediakan Tisu"

Mana Mak?'

Jam 6.30 petang....

Mak berdiri di depan pintu. Wajah Mak kelihatan resah. Mak tunggu adik bungsu balik dari sekolah agama.

Ayah baru balik dari sawah.

Ayah tanya Mak, “Along mana?’

Mak jawab, “Ada di dapur tolong siapkan makan.”

Ayah tanya Mak lagi,” Angah mana?”

Mak jawab, “Angah mandi, baru balik main bola.”

Ayah tanya Mak, “Ateh mana?”

Mak jawab, “Ateh, Kak Cik tengok tv dengan Alang di dalam?”

Ayah tanya lagi, “Adik dah balik?”

Mak jawab, “Belum. Patutnya dah balik. Basikal adik rosak kot. Kejap lagi kalau tak balik juga jom kita pergi cari Adik.”

Mak jawab soalan ayah penuh yakin. Tiap-tiap hari ayah tanya soalan yang sama. Mak jawab penuh perhatian. Mak ambil berat di mana anak-anak Mak dan bagaimana keadaan anak-anak Mak setiap masa dan setiap ketika.

Dua puluh tahun kemudian

Jam 6.30 petang

Ayah balik ke rumah. Baju ayah basah. Hujan turun sejak tengahari.

Ayah tanya Along, “Mana Mak?”

Along sedang membelek-belek baju barunya. Along jawab, “Tak tahu.”

Ayah tanya Angah, “Mana Mak?”

Angah menonton tv. Angah jawab, “Mana Angah tahu.”

Ayah tanya Ateh, “Mana Mak?”

Ayah menunggu lama jawapan dari Ateh yang asyik membaca majalah.

Ayah tanya Ateh lagi, "Mana Mak?"

Ateh menjawab, “Entah.”

Ateh terus membaca majalah tanpa menoleh kepada Ayah.

Ayah tanya Alang, “Mana Mak?”

Alang tidak jawab. Alang hanya mengoncang bahu tanda tidak tahu.


Ayah tidak mahu tanya Kak Cik dan Adik yang sedang melayan facebook. Ayah tahu yang Ayah tidak akan dapat jawapan yang ayah mahu.

Tidak ada siapa tahu di mana Mak. Tidak ada siapa merasa ingin tahu di mana Mak. Mata dan hati anak-anak Mak tidak pada Mak. Hanya mata dan hati Ayah yang mencari-cari di mana Mak.

Tidak ada anak-anak Mak yang tahu setiap kali ayah bertanya, "Mana Mak?"

Tiba-tiba adik bungsu bersuara, “Mak ni dah senja-senja pun merayap lagi. Tak reti nak balik!!”

Tersentap hati Ayah mendengar kata-kata Adik.

Dulu anak-anak Mak akan berlari mendakap Mak apabila balik dari sekolah. Mereka akan tanya "Mana Mak?" apabila Mak tidak menunggu mereka di depan pintu.

Mereka akan tanya, "Mana Mak." Apabila dapat nombor 1 atau kaki melecet main bola di padang sekolah. Mak resah apabila anak-anak Mak lambat balik. Mak mahu tahu di mana semua anak-anaknya berada setiap waktu dan setiap ketika.

Sekarang anak-anak sudah besar. Sudah lama anak-anak Mak tidak bertanya 'Mana Mak?"

Semakin anak-anak Mak besar, soalan "Mana Mak?" semakin hilang dari bibir anak-anak Mak .

Ayah berdiri di depan pintu menunggu Mak. Ayah resah menunggu Mak kerana sudah senja sebegini Mak masih belum balik. Ayah risau kerana sejak akhir-akhir ini Mak selalu mengadu sakit lutut.

Dari jauh kelihatan sosok Mak berjalan memakai payung yang sudah uzur. Besi-besi payung tercacak keluar dari kainnya. Hujan masih belum berhenti. Mak menjinjit dua bungkusan plastik. Sudah kebiasaan bagi Mak, Mak akan bawa sesuatu untuk anak-anak Mak apabila pulang dari berjalan.

Sampai di halaman rumah Mak berhenti di depan deretan kereta anak-anak Mak. Mak buangkan daun-daun yang mengotori kereta anak-anak Mak. Mak usap bahagian depan kereta Ateh perlahan-lahan. Mak rasakan seperti mengusap kepala Ateh waktu Ateh kecil. Mak senyum. Kedua bibir Mak diketap repat. Senyum tertahan, hanya Ayah yang faham. Sekarang Mak tidak dapat lagi merasa mengusap kepala anak-anak seperti masa anak-anak Mak kecil dulu. Mereka sudah besar. Mak takut anak Mak akan menepis tangan Mak kalau Mak lakukannya.

Lima buah kereta milik anak-anak Mak berdiri megah. Kereta Ateh paling gah. Mak tidak tahu pun apa kehebatan kereta Ateh itu. Mak cuma suka warnanya. Kereta warna merah bata, warna kesukaan Mak. Mak belum merasa naik kereta anak Mak yang ini.

Baju mak basah kena hujan. Ayah tutupkan payung mak. Mak bagi salam. Salam Mak tidak berjawab. Terketar-ketar lutut Mak melangkah anak tangga. Ayah pimpin Mak masuk ke rumah. Lutut Mak sakit lagi.

Mak letakkan bungkusan di atas meja. Sebungkus rebung dan sebungkus kueh koci pemberian Mak Uda untuk anak-anak Mak. Mak Uda tahu anak-anak Mak suka makan kueh koci dan Mak malu untuk meminta untuk bawa balik. Namun raut wajah Mak sudah cukup membuat Mak Uda faham.

Semasa menerima bungkusan kueh koci dari Mak Uda tadi, Mak sempat berkata kepada Mak Uda, "Wah berebutlah budak-budak tu nanti nampak kueh koci kamu ni."

Sekurang-kurangnya itulah bayangan Mak. Mak bayangkan anak-anak Mak sedang gembira menikmati kueh koci sebagimana masa anak-anak Mak kecil dulu. Mereka berebut dan Mak jadi hakim pembuat keputusan muktamat. Sering kali Mak akan beri bahagian Mak supaya anak-anak Mak puas makan. Bayangan itu sering singgah di kepala Mak.

Ayah suruh Mak tukar baju yang basah itu. Mak akur.

Selepas Mak tukar baju, Ayah iring Mak ke dapur. Mak ajak anak-anak Mak makan kueh koci. Tidak seorang pun yang menoleh kepada Mak. Mata dan hati anak-anak Mak sudah bukan pada Mak lagi.

Mak hanya tunduk, akur dengan keadaan.

Ayah tahu Mak sudah tidak boleh mengharapkan anak-anak melompat-lompat gembira dan berlari mendakapnya seperti dulu.

Ayah temankan Mak makan. Mak menyuap nasi perlahan-lahan, masih mengharapkan anak-anak Mak akan makan bersama. Setiap hari Mak berharap begitu. Hanya Ayah yang duduk bersama Mak di meja makan setiap malam.

Ayah tahu Mak penat sebab berjalan jauh. Siang tadi Mak pergi ke rumah Mak Uda di kampung seberang untuk mencari rebung. Mak hendak masak rebung masak lemak cili api dengan ikan masin kesukaan anak-anak Mak.

Ayah tanya Mak kenapa Mak tidak telepon suruh anak-anak jemput. Mak jawab, "Saya dah suruh Uda telepon budak-budak ni tadi. Tapi Uda kata semua tak berangkat."

Mak minta Mak Uda telepon anak-anak yang Mak tidak boleh berjalan balik sebab hujan. Lutut Mak akan sakit kalau sejuk. Ada sedikit harapan di hati Mak agar salah seorang anak Mak akan menjemput Mak dengan kereta. Mak teringin kalau Ateh yang datang menjemput Mak dengan kereta barunya. Tidak ada siapa yang datang jemput Mak.

Mak tahu anak-anak mak tidak sedar telepon berbunyi. Mak ingat kata-kata ayah, “Kita tak usah susahkan anak-anak. Selagi kita mampu kita buat saja sendiri apa-apa pun. Mereka ada kehidupan masing-masing. Tak payah sedih-sedih. Maafkan sajalah anak-anak kita. Tak apalah kalau tak merasa menaiki kereta mereka sekarang. Nanti kalau kita mati kita masih ada peluang merasa anak-anak mengangkat kita kat bahu mereka.”

Mak faham buah hati Mak semua sudah besar. Along dan Angah sudah beristeri. Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik masing-masing sudah punya buah hati sendiri yang sudah mengambil tempat Mak di hati anak-anak Mak.

Pada suapan terakhir, setitik air mata Mak jatuh ke pinggan.

Kueh koci masih belum diusik oleh anak-anak Mak.

Beberapa tahun kemudian

Mak Uda tanya Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik, “Mana mak?”.

Hanya Adik yang jawab, “Mak dah tak ada.”

Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik tidak sempat melihat Mak waktu Mak sakit.

Kini Mak sudah berada di sisi Tuhannya bukan di sisi anak-anak Mak lagi.

Dalam isakan tangis, Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik menerpa kubur Mak. Hanya batu nisan yang berdiri terpacak. Batu nisan Mak tidak boleh bersuara. Batu nisan tidak ada tangan macam tangan Mak yang selalu memeluk erat anak-anaknya apabila anak-anak datang menerpa Mak semasa anak-anak Mak kecil dulu.

Mak pergi semasa Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik berada jauh di bandar. Kata Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik mereka tidak dengar handphone berbunyi semasa ayah telepon untuk beritahu mak sakit tenat.

Mak faham, mata dan telinga anak-anak Mak adalah untuk orang lain bukan untuk Mak.

Hati anak-anak Mak bukan milik Mak lagi. Hanya hati Mak yang tidak pernah diberikan kepada sesiapa, hanya untuk anak-anak Mak..

Mak tidak sempat merasa diangkat di atas bahu anak-anak Mak. Hanya bahu ayah yang sempat mengangkat jenazah Mak dalam hujan renyai.

Ayah sedih sebab tiada lagi suara Mak yang akan menjawab soalan Ayah,

"Mana Along?" , "Mana Angah?", "Mana Ateh?", "Mana Alang?", "Mana Kak Cik?" atau "Mana Adik?". Hanya Mak saja yang rajin menjawab soalan ayah itu dan jawapan Mak memang tidak pernah silap. Mak sentiasa yakin dengan jawapannya sebab mak ambil tahu di mana anak-anaknya berada pada setiap waktu dan setiap ketika. Anak-anak Mak sentiasa di hati Mak tetapi hati anak-anak Mak ada orang lain yang mengisinya.

Ayah sedih. Di tepi kubur Mak, Ayah bermonolog sendiri, "Mulai hari ini tidak perlu bertanya lagi kepada Along, Angah, Ateh, Alang, Kak Cik dan Adik , "Mana mak?" "

Kereta merah Ateh bergerak perlahan membawa Ayah pulang. Along, Angah, Alang dan Adik mengikut dari belakang. Hati ayah hancur teringat hajat Mak untuk naik kereta merah Ateh tidak kesampaian. Ayah terbayang kata-kata Mak malam itu, "Cantiknya kereta Ateh, kan Bang? Besok-besok Ateh bawalah kita jalan-jalan kat Kuala Lumpur tu. Saya akan buat kueh koci buat bekal."

"Ayah, ayah....bangun." Suara Ateh memanggil ayah. Ayah pengsan sewaktu turun dari kereta Ateh..

Terketar-ketar ayah bersuara, "Mana Mak?"

Ayah tidak mampu berhenti menanya soalan itu. Sudah 10 tahun Mak pergi namun soalan "Mana Mak?" masih sering keluar dari mulut Ayah sehingga ke akhir usia.

Sebuah cerita pendek buat tatapan anak-anak. Kata orang hidup seorang ibu waktu muda dilambung resah, apabila tua dilambung rasa. Kata Rasulullah saw. ibu 3 kali lebih utama dari ayah. Bayangkanlah berapa kali ibu lebih utama dari isteri, pekerjaan dan anak-anak sebenarnya. Solat sunat pun Allah suruh berhenti apabila ibu memanggil. Berapa kerapkah kita membiarkan deringan telepon panggilan dari ibu tanpa berjawab?



** kata orang , ibu bole menjaga 10 orang anak , tapi untuk 10 orang anak menjaga seorang ibu , itu belum tentu berhasil . . sayangi ibu kita semasa dia ada . . I LOVE MY MUMs . . little 's' sebab saya ada dua ibu . seorang "ibu" dan seorang "mak" . "ibu" untuk ibu kandung saya yang mengandungkan , melahirkan , membesarkan dan dia lah segala nya . "mak" untuk mother in law to be , insyaallah . hehe . dia lah yang mengandungkan , melahirkan ,mendidik cinta hati saya , inchik boyfrend saya : mohd radzi bin masuhudi . 

Tuesday, October 11, 2011

doktor & nurse peribadi

again...sibuk dan menyibukkan diri dengan menulis blog...al-maklumlah...aku sekarang ni join TLDM...memang tak ada kerja, melainkan mengada-ngadakan kerja...baru tadi, aku melalak sorang-sorang dalam bilik...buat konsert amal, tak berbayar...bukan setakat tidak berbayar, tetapi juga tiada penonton!! aku berenti melalak pun, sebab mak aku ketuk dinding bilik aku yang papan ni, suruh senyap...suara macam katak puru!!:P err..apa la ibu ni...ini lah seni namanya....datang adik aku yang kecik tu pulak, dia masuk bilik aku, dia kata, 'kak, ko nyanyi memang sedap, tapi kalau kau tak nyanyi, lagi sedap..' aiseyh!!!aku baru berangan nak ganti Ella kejap, demi menghargai suara rowck aku ni haa...bukan selalu suara rowck aku ni keluar...ada masa-masa tertentu je...sebenarnya, dalam hati hampir menangisi kehilangan suara sekejap*effect hujan , cuaca sejuk. jadi suara aku pun berselubung dengan selimut berlapis-lapis . teringat mase mengharungi cobaan yang tak kurang hebat nya , iaitu demam . kata orang , bila kita sakit , itu menghapuskan dosa-dosa kecil kita . nak sakit selalu bole ? hehe . sesungguhnya, cobaan yang ku alami waktu itu adalah amat berat..tiada yang berat, melainkan yang berat-berat belaka...YANG SEBENARNYA, aku dah tak larat nak pantang makan sambal...tekak aku ni, tekak jawa+ melayu...mana boleh tak makan sambal...
[My LaLiNk] kata, kalau sakit tekak, jangan makan sambal..baru boleh cepat sembuh...
demi mambuktikan aku ini, merupakan cik awek yang baik, dan yang menurut kata...maka, aku pun ikut je la cakap [My LaLiNk] nie...hari ke hari, dah nak bertukar jadi minggu dah...tak sembuh-sembuh jugak...aih!!!dugaan betul nih!!tak pe, tak pe..saya memang gud girl..dengar kata...kan b kan???gud girl la sangat...ahaha...dalam hati dah meroyan dah ni...cam ne la hidup aku kalau kene berpantang lepas bersalin nanti...woo...parah beb!!sebabnya, [My LaLiNk] ni, tidak menunjukkan ciri-ciri boleh berkompromi dengan aku kalau datang bab-bab kesihatan nie...risau nya dia, mengalahkan ibu ngan abah..bila aku cakap dengan abah, abah kata: alah, demam sikit je tu...bila cakap dengan ibu:panadol ngan ubat batuk ada kat peti sejuk tu..makan la...tapi, kalau cakap dengan [My LaLiNk] lain pulak ceritanya,sikit punya risau macam aku dah nak 'terberanak'... bila aku kata aku tak sihat sikit je, antara ayat-ayat yang akan selalu kedengaran ialah
 "sayang dah makan ubat belum?",


 "ibu ngan abah tau tak sayang tak sihat?",


"sayang rehat ea..sayangkan tak sihat.."


haa...cam tu lah lebih kurang ayatnya...bila aku cakap jangan risau, dia kata


"kalau b tak sihat, sayang risau tak pe ea??bila sayang tak sihat, b risau tak boleh...mane aci cam ni..."


maka, dengan itu, aku mempersilakan [My LaLiNk] risaukan kesihatan aku sampai lah aku sihat...hehehe...sebenarnya, syok jugak ada orang risau ni... rasa terbela dan terjaga...hahaha...sukasuka...sampaikan aku kuar beli topup pun risau ...alamak yunk, bukan jao pun, dalam kampung ni jugak...tuan-tuan dan puan-puan sekalian, sila bayangkan kalau aku dalam pantang lepas bersalin, mungkin aku makan bubur ngan air masak je???mungkin akan digajikan lebih dari seorang orang gaji untuk jaga aku???tak sanggup nak bayangkan..korang-korang je la yang tolong bayangkan untuk aku...tapi, jangan lebih-lebih plak!!!


err...saya rasa cukup-cukup berbangga dengan keperihatinan dan perhatian yang diberi...nasib baik kita jao, kalau dekat, mesti [My LaLiNk] berkampung kat rumah aku...haha...maka dengan itu, aku dengan berbesar hati, melantik [My LaLiNk] sebagai doktor peribadi....bole ea b???bole ea???hehe




that's my love . dia memang akan risau sentiasa bila cinta dia sakit . lately , inchik boyfrend dah berapa kali nak demam tapi tak nak demam - demam jugak . agak demam tu saje acah ma'enon kat inchik boyfrend . kesian dia . . . sakit dada sebab macam nak batuk , tapi tak batuk-batuk . macam sesak nafas , tapi tak sesak nafas . badan sakit - sakit . . agak sekali demam terus tumbang agak nya . . . tapi , mujur lah . inchik boyfrend tak seperti cik awek nya yang tak suka makan ubat . . . kalau sebelum makan ubat , merengek-rengek cakap itu sakit , ini sakit . bia suruh makan ubat , serta merta sihat . . seboleh-boleh nak yakin kan husband dia yang dia dah tak sakit . . .tapi , husband dia tak layan pun segala pujuk rayu mendayu-dayu tu . hamik kau . kene jugak makan ubat . . . hehe . by the way , cepat sembuh ea yayang . . miss u . sorry tak dapat nak jaga husband dari dekat . mampu dari jauh je . . . tapi husband cinta ni kuat . . kan ?






**menangis risau . . :'(

Saturday, October 1, 2011

hanya dia dihati

buat seseorang , 


please behave your self . jangan kau rasa diri kau tu dah betul sangat sampai cuba nak perbetul kan keadaan yang dah betul ni . memang betul lah kau bukan couple aku lagi sekarang dan akan selama nya begitu . memang betul lah dia yang aku sayang dan akan selama nya begitu . 


kau yang curang dengan aku dulu  kan ? kenapa perlu datang balik kat aku ? cukup baik aku lepas kan kau pada tanpa satu balasan pun . kau cari aku aku , masih lagi aku layan kau dengan baik .  memang aku akan begitu , sebab aku hargai kau sebagai orang yang pernah kongsi hidup kau dengan aku . sebagai orang yang pernah hadir dalam hati aku . aku tak mintak kau hargai aku sekarang , tapi dulu . tapi sekarang , kau hadir dalam hidup aku , bukan aku menolak takdir . tapi , aku tahu , kita berkawan bukan jalan yang terbaik . aku hormat kan dia , buah hati ku . orang yang aku sayang . memang aku tak curang , tapi aku tahu hati nya , dia mesti akan kecewa bila aku berbaik dengan kay . sebab hati kami sama . punya rasa cinta yang sama . dan bukan aku meminta kita bermusuh , cuma . anggap lah kita tak pernah kenal .


kau mungkin tahu sape aku yang dulu . ain farhana yang lembut , yang senang di perbodoh kan . tapi, ade ke kau tahu sape ain farhana lepas kau tinggal kan aku ? macam mana hidup dia mase mula-mula hilang kau ? hilang semua kepercayaan dia pada lelaki ! aku jadi kasar . ganas . sangat suka tinggi suara . sibuk kan diri aku dengan kerja-kerja sebab nak lupa kan kau . hari kedua aku clash ngan kau , kau tahu apa aku buat ? aku pergi semua tempat yang kau pernah jumpa aku . dekat dalam kelas dia mase tingkatan satu , kat library , kat tangga , kat balkony . menangis seharian sebab kau . memang kau tak tahu sebab kau tak pernah kisah pasal aku mase tu .


first time aku sayang kan orang , tapi kau buat aku macam tu . awal-awal mase kau clash ngan aku , aku try tuk tak nak couple sebab aku takut kalau kau menyesal nanti , kau balik pada aku , n aku dah ade orang lain . sampai macam tu sekali aku fikir pasal kau . tapi kau ? ade terfikir pasal aku mase tu  ? memang aku yang putuskan hubungan tu , sebab aku nak tengok kau happy . sebab pada aku , aku akan happy bila kau happy . ternyata , nak lakukan semua tu bukan senang . susah teramat sangat . aku cuba untuk tenang , senyum dengan kawan-kawan . tapi , hati aku kuat merintih , terluka pedih . sumpah sakit !


tahun ke tiga kehilangan kau , aku masih macam ni . hidup sendiri . entah kenapa , memang senang begini . lagipun, aku takut untuk kecewa lagi . sakit yang kau tinggal , tak pernah hilang . masih berbekas kat hati ni . doa aku di makbul kan sebab aku tak jumpa kau langsung sepanjang masa ni . alhamdulillah . 


takdir tuhan temukan aku dengan dia . . sesungguh nya , kuasa allah di luar dugaan kita . ALLAH maha mengetahui atas tiap-tiap sesuatu . dia datang dalam keadaan yang tak dijangka , untuk merawat luka yang ada . syukur pada tuhan , dikurniakan insan sepertinya . yang menjaga hati ku , lebih dia menjaga diri nya . insan yang menyintaiku , bukan atas dasar segala nya . bukan atas dasar rupa, kerana kami tak pernah berjumpa diawal perhubungan , tidak juga bertukar gambar , bukan atas dasar harta kerana dia tak tahu apa yang aku punya . hanya atas dasar ingin mengasihi antara satu sama lain . perkenalan selama setengah hari , sebelum kami memutuskan untuk lebih serius akhir nya bertahan hingga ke hari ini . ALLAH telah melipat ganda kan kebahagiaan milik ku . sakit yang aku alami dulu , langsung tak berbekas . insyaallah , jika diizin tuhan . dia lah ADAM ku . MOHD RADZI BIN MASUHUDI .


indah nya cinta yang kedua , setanding yang pertama . memang ini bukan kali pertama aku jatuh sayang , tapi ini kali pertama aku jatuh cinta . sungguh ALLAH gantikan sakit di hati ini , dengan anugerah yang maha besar . ALLAH berikan hujan dihati selama tiga tahun . ALLAH ganti kan dengan pelangi yang cukup indah .





kau , menyintai ku . seperti matahari menyinari siang hari . tak pernah lelah , tak pernah mengenal erti letih .
love u . 


**terima kasih sebab kau kata kau masih sayang kan aku . walau pun entah betul , entah kan tidak  . tapi , aku tak perlukan semua tu dari kau . hati aku terlalu kecik nak sayang dua orang dalam satu mase . apatah lagi, dihargai, disayangi, dicintai dan dimanja kan begini . bye !

Sunday, September 25, 2011

memang ALLAH sengaja


Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yang tidak serupa dengan kita, supaya kita dapat menjadi penilai yang baik.
Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yang tidak sama fikirannya dengan kita, supaya kita sedar bahawa kita hanyalah makhluk yg sentiasa mengharapkan pertolongan ALLAH.
Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yang tidak memahami keadaan diri kita, supaya kita dapat KASIH SAYANG YANG TERBAIK, KHAS UNTUK DIRI KITA.
Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yang tidak sempurna, supaya kita sedar bahawa ALLAH MAHA PEMURAH & PENYAYANG kerana mengingatkan kita bahawa dia bukanlah pilihan yang hebat untuk kita dan kehidupan kita pada masa depan.
Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yang sangat lain perangainya dengan kita, supaya kita dapat mengutip pengalaman yang tak semua orang berpeluang untuk mengalaminya.
Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yang banyak komplen itu dan ini, supaya kita jadi MANUSIA YANG HEBAT JIWANYA.
Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yang tidak penyayang, supaya kita lebih faham bahawa CINTA YANG TERBAIK HANYA ADA BERSAMA ALLAH.
Memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yang banyak sombong dan bangga diri,supaya kita LEBIH MENGENALI KEHIDUPAN YANG TAK SELAMANYA KEKAL.
Wahai sahabat yang kecewa, menderita dan sengsara kerana cinta, fahamilah bahawa kehidupan kita makin sampai ke penghujungnya.
Hari esok pun kita sendiri tak pasti samaada ia menjadi milik kita.
Gapailah keredhaan ALLAH dengan melaksanakan suruhan-NYA,dan meninggalkan laranganNYA.

PERCAYALAH sesungguhnya ALLAH ‘malu’ untuk menolak permintaan hamba-NYA yg menadah tangan meminta dengan penuh pengharapan HANYA kepada-NYA.



Sabarlah .
Sabar bukan berarti diam..
sabar bukan berarti tidak boleh menangis..
Sabar adalah kemulian dlm sikap tenang melawan luka dalam hidup..
Ceriakan hatimu. Kerana ALLAH itu sentiasa ada bersamamu selagimana kamu taat akanNYA.

kesempatan atau pilihan

dah lame tak bercakap pasal 'lovey-dovey' kan ? *lama lah sangat bedah oi*  abaikan . tajuk gosip kita kali ni ya puan-puan dan tuan-tuan . tuan -tuan dan puan-puan , kita nak bercakap pasah jodoh dan pertemuan . nak cakap apa lagi ? kau kan dah ade inchik boyfrend . alah , yang kau duk panggil husband - husband tu ha ! dah . dah jumpa dah jodoh kau . ok ! bongkak sekejap . :) 


biase nya, bila cakap pasal jodoh pertemuan , mesti akan ada yang cakap , jodoh pertemuan, ajal dan maut ditangan tuhan. kita sebagai manusia ni cuma bole merancang, tuhan yang tentukan . saat tu, kita akan terdiam sebab tak berani nak membantah ape-ape lagi kan ? betul tak ? * ko lupe ke yang kau ni cakap sengsorang ? ngekkk ! * . tapi sekarang ni nak bercakap saat kita berjumpa , terjumpa atau buat-buat terjumpa jodoh. kannnnnnnnn.



Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, itu bukan pilihan, itulah kesempatan.


Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah kesempatan.



Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, malah dengan segala kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, itu adalah pilihan.


Malah ketika kita menyedari bahawa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih untuk mencintainya, itulah pilihan.



Perasaan cinta, simpati, tertarik, datang bagai KESEMPATAN pada kita.Tetapi cinta sejati yang abadi adalah PILIHAN!


Pilihlah yang terbaik bagi selayaknya untuk kamu,yang seerti bukan yang hanya menurut perasaan tanpa kehadiran hati!
Kenapa?

‎”….. Bila kelak kita akan menyayangi seseorang, sayangilah dia dengan hati, bukan dengan perasaan. Jika kita meletakkan sesuatu perhubungan berdasarkan perasaan, ia akan gagal kerana perasaan sentiasa berubah dari masa ke semasa……”
Berbicara tentang pasangan jiwa, ada suatu petikan dari filem yang mungkin sangat tepat : 


“Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil”


Pasangan cinta kita pasti ada, kerna diciptakan kita berpasang-pasangan.
NAMUN, ALLAH beri petunjuk dengan iras-iras wajah yang sama dicipta pada pasangan jiwa.
TETAPI diciptakan pasangan ini bukan pada jalan yang sama , sifat dan perlakuannya pasti berbeza supaya wujud kepelbagaian dalam hubungan .

MAKA, pilihlah cintamu pada petunjuk ILLAHI bukan pada nafsu sendiri .

kita ada didunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai, tetapi untuk kita belajar mencintai seseorangyang tidak sempurna dengan cara yang sempurna



seringkali, kita akan terasa bahawa apa yang pasangan kita bagi tu berlebihan untuk kita. kita terasa yang dia terlebih sempurna untuk kita, wal hal, kalau kita tanya pada dia, dia akan kata, kita yang terlebih sempurna untuk nya . pada saya, ini tak menjadi masalah sebab setiap kali kita berfikir pasangan kita dah jadi yang sempurna juga terbaik untuk kita, kita juga akan jadi yang terbaik untuk nya. disitu lah konsep memberi dan menerima akan terjadi. :)

for mohd radzi :
 aku mencintaimu bukan kerana siapa dirimu, tapi kerana siapa diriku bila bersamamu .






cinta jejari

rupa nya lah ade sebab kenapa cincin ni, di sarungkan di jari manis . . ingat sebab orang dulu-dulu buat macam tu. jadi kita yang muda ni pun ikut je lah kan ? adat resam meyh . jangan memain . karang tak masal kuar peribahasa "biar mati anak, jangan mati adat" . selama ni aku sarung cincin kat ibu jari, rileks je ibu abah aku. ok! joke . 


aku pun dah cuba ujian ni. ternyata aku lulus ! terbukti meyh jari manis memang tak bole nak gerak bila buat macam ni. meh lah terai sekali. ;)



 satukan kedua-dua belah tangan anda dan bengkokkan jari tengah ke dalam. Kemudian, empat jari yang lain dipertemukan di hujungnya. *jadi guru bahasa melayu sekejap*


 Ibu Jari
Cuba buka ibu jari anda. Ibu jari boleh dibuka kerana ibu jari mewakili kedua-dua orang tua anda. Kelak suatu hari nanti, pasti kedua-duanya akan pergi meninggalkan anda buat selama-lamanya. Tutup kembali ibu jari.




 Jari Telunjuk
Buka pula jari telunjuk anda. Jari telunjuk mewakili adik-beradik. Mereka juga bakal meninggalkan keluarga dan mengorak hala tuju masing-masing apabila tiba masanya. Tutup kembali jari telunjuk.




Jari Kelingking
Cuba pula buka jari kelingking yang paling kecil, ianya mewakili anak-anak anda. Lambat-laun, apabila anak-anak mempunyai keluarga sendiri, mereka juga akan meninggalkan anda. Tutup kembali jari kelingking.




 Jari Manis
Dan sekarang, cuba buka jari manis, yang mana anda menyarungkan cincin perkahwinan padanya. Hairan kan mengapa anda tidak dapat membuka jari manis. Jari manis tersebut mewakili suami atau isteri anda. Tiada yang dapat memisahkan anda dan pasangan anda, kerana anda berdua telah ditakdirkan untuk bersama sehidup semati. Jadi, hargai lah pasangan anda. 




*motif letak gambar ni ?*
sebab nak cantikkan side bar recent post aku jeww. BHAHAHA. 







Wednesday, September 21, 2011

cinta kita ^-^


Inilah aku apa adanya
Yang ingin membuatmu bahagia
Maafkan bila ku tak sempurna
Sesempurna cintaku padamu
Ini cintaku apa adanya
Yang ingin selalu di sampingmu
Ku tahu semua tiada yg sempurna
Di bawah kolong langit ini
Jalan kita masih panjang
Ku ingin kau selalu disini
Biar cinta kita tumbuh harum mewangi
Dan dunia menjadi saksinya
Untuk apa kita membuang-buang waktu
Dengan kata kata perpisahan
Demi cinta kita aku akan menjaga
Cinta kita yg telah kita bina
Walau hari terus berganti hari lagi
cinta kita abadi selamanya
Jalan kita masih panjang
Ku ingin kau selalu disini
Biar cinta kita tumbuh harum mewangi
Dan dunia menjadi saksinya
Untuk apa kita membuang-buang waktu
Dengan kata kata perpisahan
Demi cinta kita aku akan menjaga
Cinta kita yg telah kita bina
Walau hari terus berganti hari lagi
Cinta kita abadi selamanya

Monday, September 19, 2011

setia dan sedia dalam ikatan


"Ya Allah, jadikan hamba-Mu ini mencintai orang yang beriman dan jadikanlah orang yang beriman mencintaiku." (Riwayat Muslim no. 2491)
Membina ikatan persis membina sebuah mahligai terindah, tapaknya perlu kukuh atas landasan kecintaan, dilengkapi batu bata kepercayaan dan diperteguh tiang kasih sayang. Tampak cantik dihias rona bebunga di taman, saat mentari pagi menyimbah cerlang sinarnya. Si Tiung singgah mengalun, berkicauan lagu cinta, saksi romantisnya jiwa. Namun, membinanya bukanlah semudah menyaksikannya, nampak kirana di mata tetapi memerlukan kudrat dan keringat dalam memacunya.
"Lelaki yang baik diciptakan untuk perempuan yang baik, perempuan yang baik diciptakan untuk lelaki yang baik."
Dalam memateri sebuah ikatan, elemen setia dan sedia menjadi perlambangan sejauh mana kekuatan sebuah ikatan. Berseminya ikatan tanpa kesetiaan, ibarat menunggu rumah ditelan rebah. Bertautnya ikatan tanpa kesediaan, ibarat menanti mahligai musnah berkecai.
Saat memilih untuk membina ikatan, eloklah diteliti apakah kita telah melengkapi keduanya.Bersetia menjalin cinta dan menongkah badai kehidupan bersama. Tidak pernah goyah diduga godaan, tidak pernah rebah diuji cabaran apatah lagi gundah disuntik rintangan. Hidup bersama rencahnya berjuta. Tika itulah kesetiaan benar-benar memainkan peranan.
Apabila lengkap elemen kesetiaan, lihatlah pula kepada elemen kesediaan. Usah sekadar terpesona dengan lafaz dan janji di bibir manis, namun intailah kesediaan menerima yang tak pernah gerimis. Ilmu agama disisip kemas di dada, agar hasutan syaitan dan iblis bisa ditepis. Sedia membimbing dan dibimbing. Nafsu amarah bukan wasilah melampiaskan kemarahan bukan pada tempatnya. Toleransi sebagai benteng utuhnya rukun sebuah ikatan.
''Sebaik-baik perhiasan di dunia ini ialah wanita solehah''
Ketahuilah wanita solehah, bahawa dirimu amat bernilai. Selautan emas waima segunung permata bukan tandinganmu kerana dirimu jauh lebih tinggi nilainya di kaca mata Islam. Usah mudah memberi cinta, kelak binasa jiwa. Sebaliknya, ujilah si dia agar simpulan kasih tidak mudah terungkai, ikatan sayang tidak mudah bercerai.
Jika ingin memilih membina ikatan, maka bersiagalah kerana era penuh air mata dan duka akan menantimu. Kuatkanlah keteguhan nalurimu agar segala yang ditempuhi mendapat inayah-Nya. Ingatlah bahawa mencari bahagia itu tidak ubah seperti menanam si mawar berduri. Sebaik ditanam tidak terus berputik bunga kirana, tetapi tumbuh dahulu duri yang berbisa.
Sabda Nabi S.A.W yang bermaksud: "Manusia yang utama adalah orang mukmin yang alim. Jika diperlukan dia diberikan manfaat, jika tidak diperlukan, dia pun kaya dengan dirinya sendiri."
Bagi arjuna, keperkasaan bukanlah bukti kelelakian sebenarmu. Layar bahtera akan dapat terus menyusur pantai impian, walau badai merempuh apabila mahligai ikatan dinakhodakan oleh lelaki yang beriman. Bisa melindungi dan membajai kasih sayang yang tidak berbelah bagi.
Menjadi pemimpin terulung kebanggaan pasangan, menyalur bimbingan dan pendidikan kepada ahli keluarga dan tidak merelakan diri menjadi dayus sehingga di akhirat kelak mendapat celaka. Bijaksana dalam merencana keputusan agar tidak menyinggung hati dan perasaan. Rasulullah menjadi tauladan dalam menjadi suami idaman. Suami ibarat mentari, memberi cahaya dan kehangatan. Isteri bagai bulan, cantik dan indah dipandang.
''Selembar benang berkait, akhirnya berpakai jua, setapak kaki berdikit, akhirnya berdiri juga''
Kepada sesiapa yang merasa diri masih bergelut dalam kekurangan dan belum memenuhi elemen-elemen ini, jadi bermulalah sekarang. Andai diri tidak setia, belajarlah memahami hakikat kesetiaan, signifikannya dalam ikatan.
Andai diri tidak sedia, namun mengharap bunga di taman larangan, penuhilah pengetahuan agama di dadamu. Kalungkanlah di jiwamu rasa tanggungjawab walaupun rasa jahil membelenggumu. Muhasabahlah diri agar terbinanya hubungan berkekalan hingga penghujungnya.